Menu Tutup

Ungkapan hati seorang gadis yang tertuang dalam nada bijak

ungkapan hati

Ungkapan hati. Ini semua adalah sedikit kata yang ku petik di sebuah novel yang ingin mengutarakan perasaanku.

Langkahku memang kelihatan terus berjalan, tapi hatiku tetap diam disitu, tidak mau bergerak kemana-mana sejak beberapa tahun lalu sampai detik ini.

Semua ini selalu terlintas, karna ternyata luka yang kamu berikan belum juga kering, belum begitu sembuh, masih terasa baru. Karena ada yang mengganjal dalam lubuk hati yang membuat hidupku jadi resah.

Jadi memikirkan sesuatu yang tidak penting untuk dipikirkan, dan aku sudah lelah memiliki perasaan ini, aku ingin sudahi semuanya. Berhenti untuk terus memikirkannya, walau mungkin waktu selalu saja mengingatkan padaku tentang mu.

ungkapan hati

Tentang perasaan yang terdesak, yang entah semua itu tulus atau hanya pencitraan. Kamu mungkin tau tentang semuanya, tapi tidak dengan yang aku rasakan. Kecil, namun masih tertulis dalam hati yang terdalam.

Lucunya kamu tak bisa juga percaya, karna memang aku sangat tidak penting. Aku bagaikan plastik yang dibuang ketika telah digunakan. Dan itu semua aku rasakan ketika dengamu.

Aku akui, aku memang bukan seperti mereka. Yang cantik, putih, tinggi, yang jelas idaman dengan semua kesempurnaan nya. Aku hanya perempuan biasa, yang jelek, sederhana, dan jutek.

Tapi dari semua itu, aku belajar. Bahwa hidup itu bukan mencari kesempurnaan untuk dimiliki, melainkan mencari yang kurang untuk disempurnakan.

Aku akan berjuang menjadi seseorang yang di impikan, menjadi seseorang yang selau dinantikan, yang selalu diperjuangkan tanpa ada kata berhenti dan pergi.

Karna ditinggal untuk ku sekarang, itu bukan seperti anak kecil yang kehilangan permennya. Sekarang aku memiliki perasaan yang lebih, bukan yang dulu begitu polos.

Yang dengan mudahnya kamu bohongi, kamu tinggal pergi. Dan hanya meninggalkan tanda tanya. Lain dengan sekarang yang meninggalkan luka dalam yang tak terlupakan.

Kata kata buat sahabat

Aku tak ingin memberimu air mata bila itu berarti berpisah. Aku tak kan memberimu hadiah kalau itu berarti kita tak pernah lagi bersua.

Ijinkan Aku memberimu satu ruang di hati sebagai bukti bahwa kau SAHABAT sejati. Hari hari panjang telah kita lalui jadi jangan buru buru diakhiri walau mungkin kita akan jauh, tapi biarlah kalbu terus berbunga RINDU mungkin kita tak selalu berjumpa yang penting selalu ingat dan senantiasa kita dalam BAHAGIA

Mengapa kamu hanya lewat, sementara aku telah membukakan pintu untuk kamu singgah.
Kalau kamu berfikir aku bodoh karna hanya ingin kamu singgah, itu salah besar. Kenyataanya aku ingin kamu tinggal, hanya saja aku belum pantas untuk kamu yang sudah lebih mapan jauh diatasku.

Tinggalkan Balasan